Seribu Kali

2099 Kata

Tuutt … tuutt … tuutt …. Alaina cemberut. Dia tidak bisa menghubungi Langit. Hari sudah malam. Sudah melewati jam kerja pada umumnya. Lalu dia menghela napas, suaminya itu adalah orang sibuk. Dia harus memakluminya. Diletakkan kembali gawainya di nakas kemudian turun dari tempat tidur. Dia berjalan keluar kamar lalu menuruni anak tangga. rumah sangat sepi dan kosong. Pembantunya sudah tidur semua dan Austin sudah pulang sejak tadi. Sejak perkataan pria itu padanya. Alaina berjalan menuju dapur, kemudian dibukanya lemari pendingin lalu mengeluarkan es krim rasa stroberi dari sana. menggunakan sendok plastik yang sudah ada di dalam tempat es krim, dibawanya ke meja makan lalu duduk di salah satu kursi. Seraya menyendokkan es krim tersebut ke dalam mulutnya perlahan, dia teringat ucapan Aus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN