"Aku baik-baik saja. Jangan membuat kehebohan apapun. Berlebihan!", ujar Liam sambil duduk di sofa. "Aku? Jangan membuat kehebohan? Aku mengkhawatirkan mu dan kau bilang aku terlalu berlebihan?", ujar Autumn sambil mengerucut marah. "Jangan marah. Sudah aku bilang kau cantik kalau marah dan aku akan tergoda", ujar Liam sambil mengulurkan tangannya. Autumn memandang Liam lama namun menyambut tangan Liam. "Aku sebaiknya mengambil kotak obat", ujar Autumn. "Tidak perlu", ujar Liam sambil menarik Autumn yang ingin berdiri. "Tapi itu...", ujar Autumn menggantung. "Ada cara yang lebih baik kalau kau ingin aku cepat sembuh", ujar Liam. "Apa? Hmm...sebaiknya aku menelpon Alex", ujar Autumn. Liam menahan tangan Autumn. Menggengamnya erat. Autumn mendengus kesal lalu menatap Liam prihatin.

