"Tante, menantu Tante agak lumayan rupanya," Yesi mengigit buah pir yang ia dapatkan di atas meja makan. Nelsy meliriknya, ia belum tahu apa yang keponakannya bicarakan dan tentang siapa. "Ada apa, Yesi? Kenapa tiba-tiba mengeluh tentang menantu Tante?" "Erina ah entah siapa dia, menggoda kakakku," "Galaxy?" "Ya, Tante, siapa lagi? Awasi dia, Tan. Siapa tahu nanti berbuat nakal di belakang kalian," "Tak mungkin dia akan berani melakukannya, akan ku hajar jika nekad," Yesi tertawa, lalu membantu sang Tante membuat kue. "Hari ini kamu tidak kuliah?" "Tidak, Tante. Ada acara di kampus, aku malas datang kesana," Rima terlihat berjalan di depan mereka, tapi Nelsy tak menghiraukannya. Hanya Yesi yang menyapa. "Kak, sedang di rumah?" "Iya, Yes. Mau ada perlu," Wanita yang merupakan k

