Seminggu telah berlalu semenjak Sabiru datang ke rumah Aira terakhir kalinya. Semenjak hari itu sekalipun Sabiru tidak pernah sekalipun menghubunginya. Aira masih mengajar di sekolah seperti biasa. Namun pulang sekolah ia tidak lagi ke rumah sakit. Justru Novan yang sering menjemputnya di sekolah guna mengajak makan siang bersama. Entah mengapa mendadak jadwal praktek Novan begitu fleksibel. Aira tak habis pikir. "So.. mau makan dimana kita hari ini Bu guru?". Tanya Novan. "Terserah Van. BTW besok gak usah jemput aku di sekolah deh Van. Motor aku udah hampir seminggu gak dibawa pulang ke rumah". "Bukannya justru enak gini ya, kamu punya sopir buat antar jemput kamu setiap hari". "Aku gak kuat bayar sopir seorang dokter bedah". Canda Aira. "Yahh anggap aja aku tikus yang berubah jad

