"Minum dulu mas," "Gak usah, mas gak apa-apa," "Gak apa-apa gimana, mas sampe pingsan gitu di toilet," "Cuma telat makan," "Aku kabarin kakak ya," Diko mengangguk setuju, tak lam Gita datang ke rumah sakit, tempat Diko dirawat. Dia masih menggunakan pakaian rumah hanya dilapisi sweater tipis berbahan rajut. "Kamar 301 di mana?" "Atas nama pasien siapa ya Bu?" "Atas nama pak Diko saya istrinya Gita," "Silahkan Bu lantai 7, kamar kedua dari timur," Gita bergegas, ya terburu-buru khawatir dengan keadaan Diko. Kebetulan saat kita datang gladis sedang menyuapi suaminya, gita mengedarkan pandangannya. Memperhatikan dua buah kursi di sebelah Diko. Dia mendaratkan punggung dan juga tas kecilnya di sana, bukan ingin memarahi gladis tapi dia lebih kesal ke suaminya. "Kakak," Gladys m

