"JANGAN!" Tangan Rimba berhenti berayun diudara mendengar teriakan adiknya. Rimba melepaskan kerah baju Lingga dengan kasar. "Jangan memukulnya lagi!" Ily turun dari ranjang menghampiri kedua kakaknya. Tangisnya tak bisa ia tahan melihat sudut bibir Lingga mengeluarkan darah, Ily meraba sudut bibir Lingga hingga sang empunya meringis. Hiks "Jangan nangis!" Lingga menghapus air mata Ily dengan ibu jarinya, "Adiknya kakak nggak boleh nangis lagi!" Lanjutnya mengelus wajah Ily yang menggeleng. "Tapi ini ber..darah" "Cuma berdarah nggak sak...aww!" Aduh Lingga saat jari telunjuk Ily menekan lukanya, Lingga semakin bersalah saat Ily menutup wajahnya dengan kedua tangan, bahunya bergetar dan Lingga tau Ily sedang menahan tangisnya agar tidak pecah. "Sayang kamu ng...." "Hiks....Kenapa ka

