Sesal Rimba

1570 Kata

"APA KAU TIDAK PERNAH BELAJAR TENTANG ETIKA?!" Ily terlonjak kaget Rimba membentaknya. Ily menunduk takut dengan jantung berdebar, keringat dingin mulai menerpanya saat mendengar suara ketukan sepatu mendekat. "Tempat dimana kamu berada sekarang bukanlah tempat dimana kau bebas pergi kemana saja. Jangan bawa-bawa kebiasaanmu dari tempat asalmu itu! Panti asuhan." Deg Tubuh Ily menegang mendengar ucapan Rimba. Hatinya bagaikan ditusuk ratusan belati, perih nan sakit. Ily menggigit bibir bawahnya agar ia tidak terisak apalagi sekarang air matanya telah menetes kelantai. Ini kali pertama Rimba berkata kasar padanya dan itu telah melukainya. Ily menunduk dalam. "Jangan berulah! Itu menyusahkan!" Napas Ily tercekat. Menyusahkan? Apa ia menyusahkan? Apa Rimba menganggapnya selama ini meny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN