Mundur

1739 Kata

"Kakak nggak usah minta maaf lagi! Aku nggak apapa kok" ucap Ily seraya tersenyum seolah dia benar-benar baik-baik saja. Nggak apapa? Lucu sekali pikir Ily. Orang mana yang merasa tidak apa-apa disaat menunggu cukup lama? Jika ada, mungkin dia sudah terbiasa melakukannya. "Kakak nggak akan melakukannya lagi, kakak janji" Rimba masih meremas kedua tangan kecil Ily. Rimba benar-benar merasa bersalah, ia tak habis pikir Ily menunggunya selama itu. Ily mengangguk, dia tidak apa yang harus dikatakannya. Ingin sekali Ily marah namun tak bisa, apalagi setelah mendengar alasan Rimba. Kemarin pagi setelah sampai di kantor, Abimanyu meminta Rimba mengurus sesuatu yang mendesak di Bandung maka dari itu ia kembali ke rumah untuk mengambil berkas yang dibutuhkan. Keyla yang mengetahuinya juga meren

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN