Mendengar Kinan masuk rumah sakit Bagas sangat panik. Saat ini dia masih belajar tentang perusahaannya. Dia harus meninggalkan semua itu dan pergi menjenguk Kinan. "Re, kenapa baru sekarang kasih tahu?" ucap Bagas sedikit kesal. "Gue udah telepon dan minta loe ke Apartemen" ucap Rere santai. "Mana? Gak ada. Gue tahunya dari Aqikah" ucap Bagas menunjukkan ponselnya. "Perasaan kemarin gue telepon Bagas dan nyambung" batin Rere, menggelengkan kepalanya. Saat ini mereka sedang berjalan menuju ruang rawat Kinan. Setelah sampai di depan pintu Bagas langsung membukanya dan masuk. Sementara Rere yang bingung, membuka ponselnya. Dia mencari di panggilan terakhir kemarin sore siapa yang sudah dia telepon. Rere menutup mulutnya. Ternyata dia salah telepon. Yang dia telepon adalah Dave. Dia berj

