Sudah menjadi takdir Tuhan, jika yang hidup pasti akan menemui kematian. Mendung tengah menyelimuti rumah keluarga Mahesa. Bendera kuning menjadi penyambut beberapa orang yang tengah datang silih berganti. Di ruang tengah, terlihat beberapa orang telah melantunkan doa. Mahesa dan Adrian mendekap tubuh sang mama yang terus saja rubuh. Sejak semalam, ketika Vino, ayah mereka dinyatakan meninggal setelah kondisinya menurun drastis, wanita itu langsung tak sadarkan diri. Kali ini dia terlihat seperti kehilangan arah, kehilangan separuh jiwa yang menemani hari-harinya selama ini. Renata duduk di sebelah Mahesa yang seperti biasa, selalu mengabaikan keberadaannya. Namun kali ini, Renata mencoba mengerti, jika suaminya mungkin sedang terlalu berduka. Setidaknya kalimat itu bisa menghibur hatin

