58. Keselamatan

1724 Kata

“Kau gila?” Fero menunjuk ke arah wajah Jery dengan penuh amarah. Dia terlihat kesal dan sangat emosi. Dia memilih duduk. Agar emosinya sedikit mereda. Dia sudah mengatakan tidak bisa mengambil serum penawar itu. Tapi, si bodoh Jery malah mengiyakannya. Dia mengusap wajahnya dengan kasar. Jery berjongkok di depannya. Memohon dengan wajah yang memelas. “Tolonglah aku! Nanti kakakku akan membunuhku, jika aku tidak mendapatkan informasi tentang suaminya,” pintanya dengan sedikit merengek. Wajahnya sudah seperti anak kecil yang merengek meminta dibelikan mainan. Fero memutar bola matanya. Merasa jengah, kesal dan marah. Bagaimana dia bisa seceroboh itu dalam berucap. “Kau tahu di sana banyak kamera pengintai. Dan kau malah mengiyakan permintaan mereka tentang serum itu? Kau ini gila ap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN