Di sebuah tempat terpencil. Ketiga orang sedang duduk di pinggir pantai. Seorang perempuan duduk di tengah kedua orang laki-laki. Dia membawa sebuah tab. Dalam tab yang mereka bawa menunjukkan sebuah berita duka. Berita yang langsung ramai diperbincangkan oleh banyak orang di kotanya. Bahkan, di seluruh negara mereka. Berita itu terus bergulir dari menit ke menit. Banyak mata yang membaca beritanya. Banyak telinga yang mendengarkan kabar kelanjutannya. Juga banyak mulut yang menyebarkannya dengan begitu cepat. “Lihat, mereka masih tidak menyerah dengan hal itu.” Pria di sebelah kiri perempuan itu memulai obrolan. Si perempuan tersenyum tipis, “Ya, namanya manusia. Kapan mereka akan puas dengan semua yang mereka miliki? Tidak akan pernah!” ucapnya. “Kau benar, untung aku mengambil kep

