Para Mantan Gila

1091 Kata

"Halo, apa kabar?" tanyaku kepada Om Albert di video call kami keesokan harinya. "Baik... baik... apa kabar?" tanyanya balik sambil tersenyum ramah. "Baik juga. Kamu sudah makan siang?" "Belum. Saya lapar sekarang." Belum makan siang? Padahal sudah jam 3 siang di Australia. "Kenapa kamu belum makan?" "Karena saya sibuk memikirkan temanmu," jawab Om Albert dengan wajah merah malu-malu. Ya ampun. Ya ampun! Lihatlah wajahnya yang kasmaran itu. Lucu sekali melihat orang yang sedang jatuh cinta ya. Rasanya gemas sekali. Aku akan beritahu Vita dan Vanya! Aku tertawa kecil setelah mendengar ucapannya, ia pun juga tertawa kecil. "Saya rasa kelas pertama ini tiga puluh menit saja, dan kita bisa lanjutkan lagi sisanya setelah kamu makan siang," kataku memberikan penawaran. Aku tidak mau dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN