Rain 26

1650 Kata

"Tar! Mentari!" Langkah Mentari terhenti ketika mendapati Pandu berlari menghampirinya. Mentari mengerutkan kening, ada apa Pandu mencarinya. "Tar, kemarin Ayah bilang kalau dia lupa kasih sesuatu sama kamu," tangan Pandu memberikan sebuah papperbag berwarna cokelat kepada Mentari. "Ini, titipan buat kamu." Belum sempat Mentari membuka papperbag yang diberikan Pandu, lelaki itu sudah menahannya lebih dulu. "Eh, dibuka di rumah aja. Pesan Ayah gitu katanya," "Oh, gitu, ya?" Mentari sempat kebingungan, tapi dia menurut saja karena ini pemberian dari Pak Angga yang sudah baik kepadanya. Pandu masih berdiri di hadapan Mentari membuatnya bingung harus bersikap seperti apa mengingat dirinya yang malu karena ketahuan memerhatikan Pandu ketika di kantin tadi. "Kamu mau pulang, Tar?" Mentari m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN