Sebuah lukisan persegi berkisar ukuran dua puluh senti, dengan gambar seorang anak kecil perempuan, rambutnya dikucir dua, digandeng oleh seorang pria yang tak lain adalah seorang ayahnya. Mereka tertawa bahagia dengan sebuah eskrim di tangan anak kecil itu. Lukisan pemberian Pak Angga dan sebuah catatan bahwa itu adalah hasil lukisan almarhum ayah Mentari. Lukisan yang sudah lama disimpan dan diabadikan oleh Pak Angga di rumahnya dan diberikan secara cuma-cuma kepada Mentari. Mentari banyak berterima kasih kepada Pak Angga yang sudah mengenalkan sedikit-banyak hasil lukisan almarhum ayahnya. Mentari tidak menyangka bahwa dia bisa kembali menemukan lukisan yang dibuat oleh ayahnya. Mentari akan menyimpan baik-baik lukisan yang diberi Pak Angga, berharap lukisan kali ini tidak akan dijual
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


