211. Kecelakaan Rajendra, Disengaja?

1148 Kata

“Jika kau menjadi aku, apa kau akan curiga dengan alasan yang sama, Ayah Mertua?” Rudi membuka percakapan. Dia menyepi di sebuah lorong rumah sakit, duduk sendiri di atas bangku yang tak lama kemudian Dwipa Mulya pun menyusulnya. “Siapa yang sedang menjadi musuhmu sekarang?” tanya Dwipa pada Rudi. “Byakta, mungkin?” “Siapa dia?” “Ayah dari Purnomo, dia adalah pria yang kujebloskan ke penjara dan mendapat hukuman mati atas tuduhan penjualan dan pengedaran obat-obatan terlarang.” Rudi menjelaskan sedikit dari cerita itu. Dwipa Mulya mengangguk. “Jadi ... ayahnya datang untuk membalas dendam padamu?” tanya pria itu lagi. “Aku pikir begitu. Mungkin dia juga dendam karena aku pernah berusaha melakukan percobaan pembunuhan padanya,” lanjut Rudi. “Hmmm. Kau pernah mencoba membunuh Byakta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN