All About Sport..!!

1054 Kata
Keadaan Ekonomi Bapak Kurang Baik, aku terpaksa putar otak, berencana pindah kost kostan, cari tempat yang lebih murah dari tempat kost yang sekarang di tempati. Kawan sekamar ku pun setuju. Katanya biar bisa lebih ringan beban nya buat ortu masing masing...Segera kami hunting kost kost an yang lebih murah, masih di sekitar komplek perumahan itu, hanya berbeda g**g saja, kami nemuin kost kostan yang lebih murah, kebetulan kebagian di lantai dua. Lumayan lah, sedikit lebih luas kamarnya, dan minimal nyaman serta layak untuk di huni, kebetulan di depan Kost kost an yang baru itu, ada warung nasi rumahan, jadi ga usah terlalu jauh kalo nyari sarapan atau makan malamnya..Alhamdulillah Ya Allah.. Kegiatan Kampus makin padat, ekstra olahraga yang aku ikuti juga sudah mulai sibuk latihan, karena akan ada turnamen besar, Piala Gubernur..kesempatan nih buat nambah nambah nilai, dosen pembimbingnya yang ngajar di kelas ju juga...tau aja dapat nilai tambah kalo bagus main nya di club kampus..hehehe...berharap... Event besar Sepakbola Piala Gubernur sudah di mulai, Alhamdulillah aku masuk di daftar Tim Utama yang di ajukan ke Panitia Penyelnggara. Pertandingan Pertama kami jalani denga mulus, menang 3 - 0, aku kebetulan posisi striker, jadi nyumbang lah satu gol, ga mungkin juga Line Up Utama ga masukin...bisa ke geser..wkwkkwkw Kepercayaan Pembina makin buat aku nyaman, jadi lebih pede dan tenang pas main nya. Kesempatan kedua pun aku tak sia sia kan, nyumbang satu Gol juga, lawan nya sudah mulau berat, kami hanya unggul 2 - 1. Kami melaju ke babak Perempat Final, sepertinya akan bertemu lawan yang lebih berat lagi, persiapan di genjot oleh coach, beberapa kali mengadakan pertandingan persahabatan dengan Tim tim kampus lain. Kita pilih club sepakbola kampus lain untuk persahabatan, biar tidak terlalu berat. Perempat final pun di mulai, agak keder juga nih, lawan nya dari club sepakbola di bawah asuhan Polda, otomatis banyak pemain yang berbadan cukup tegap dan kekar, maklum gaees, Polisi Polisi muda pilihan, masih segar segar tenaganya, karna latihan nya pasti berat dan Disiplinnya juga pasti bagus, tifak seperti kami, anak anak kampus yang hanya ikut club karna hoby, jelas tidak terlalu kekar dan kuat, kebanyakan begadang..hahahhaha Betul seperti dugaan Coach kami, permainan akan keras, karna mereka terkenal di babak penyisihan sebelumnya uga banyak di hujani kartu, dan ada spesialnya, mereka banyak ambil pemain pemain Pelatda Kabupaten, jelas lah pemain pemain pilihan...tapi bagi kami ini adalah ujian, Nothing To Lose.... Babak Pertama mulai, aku masuk di starting line up, hmmmmmm...gilaaa, Pemain belakang tim lawan tinggi tinggi bener, 180 an gaese, aku hanya tinggi 168..berat nih...gumam ku dalam hati, Pertandingan di mulai, pluit di bunyikan...Priiiiiitttttttt Tanpa di duga oleh Pemain Belakang mereka, Aku punya keuntungan tersendiri, badan tidak terlalu tinggi dan besar, jadi aku menang di speed, mereka ka besar besar dan tinggi, pas balik badan akan terlambat responnya, kelemahan itu bisa di baca oleh Pemain Center Tim kami, umpan umpan Cepat berapa kali hampit menghasilkan gol. Menit sudah mendekati akhir babak Pertama, peluang besar aku dapatkan lewat serangan balik, betul dugaan ku, pemain belakang tim lawan mulai tidak terlalu rapat menjaga ku, jadi aku punya ruang untuk andelin speed ku ngecoh mereka, masuk kotak pinalti lawan, daaannnnn....dengan sontekan yang tidak terlalu kencang, tapi mengarah ke pojok gawang kanan lawan...Gollllll.. Perasaan yang tak bisa di ucapkan lewat kalimat dan kata, aku lari sekencang kencang nya ke pinggir lapangan, mencari menager aku, seolah ingin mengatakan, A Plus ya pak...wkwkkkwwkwkk... Selesai juga babak Pertama yang cukup ketat dan melelahkan, tugas belum berakhir, pertandingan babak kedua menanti, di ruang ganti pemain Coach terus memberikan motivas, ayoooo anak anak, lebih keras lagi bertarung di lapangan nya, jangan sampai lengah, kita memang kalah di fisik, tapi kita bisa manfaat kan skill dan tehnik kita untuk imbangi mereka... Dar, kaya tadi bikin satu gollll lagi, biar aman posisi kita di babak Kedua....siap Coach, jawab ku pede, padahal badan kerasa lelah, berapa kali tadi di babak Pertama di bentur keras oleh pemain belakang lawan, wasit kaya ga perduli lagi, takut kali main nya sama polis, beres pertandingan takut kena Tilang dia..wkwkwkkwkw...apa coba hubungan nya....hihi Babak kedua di mulai, permainan keras mereka semakin menjadi, mulai keluar hujan kartu kuning, aku harus tetep fokus ikuti arahan Coach, cari celah untuk memasukan bola lagi ke gawang lawan, karna posisi 1 - 0 masih terlalu riskan, minimal nambah satu gol lagi aman pikirku dan kawan kawan setim. Peluang itu datang juga, hampir sama dengan Golll babak pertama, pemain belakang mereka lengah, naik terlalu depan, aku bisa memanfaatkan moment, lolos dari jebakan offside mereka, meluncur dengan sedikit sisa kecepatan yang aku punya, tendangan menyusur tanah, tidak terlalu kencang juga, tapi di pojok kiri gawang lawan, ketepis oleh penjaga gawang lain, aaahhhhh....masuk juga ternyata...membentur tiang dan goollllll....masuk, membentur tiang dalam gawang sebelah kiri.... Luar biasq girang...tapi tidak bisa terlalu jauh lari untuk merayakan nya, langsung di tubruk oleh kawan kawan setim, maklum mereka juga ikut girang, jarak lebih aman, peluang kemenangan di depan mata, tingggal menjaga agar tidak kebobolan. Diluar dugaan, mereka makin keras mainnya, anak anak mulai down, sepertinya mereka kekeh ga mau kalah sama tim kampus kecil seperti kami, yang sama sekali tidak di unggulkan, hanya penggembira belaka...Makanya meennn, jangan anggap enteng siapapun, you see small, you look nothing, buttt...everything can be something, if they wanted...don''t judge the book buy it Cover... Bodo amat, paling ada yang protes sama bahasa English gua yang amburadul..wkwkwk Petaka terjadi juga, di awali pelanggaran, tendangan bebas mereka melesak ke gawang kami, makin drop anak anak, waktu masih 10 menit menuju akhir babak kedua. Aku sudah sangat lelah, sepertinya tidak sanggup menambah keunggulan Tim kami, beberapa kali di langgar, di tandu keluar, masuk kembali dengan sedikit pincang dan sakit di pergelangan kaki bawah, tidak maksimal lagi speed yang aku punya... Yupphhhh, Goooooooolllllllllllllllll Tendangan penjuru menghasilkan goll lagi buat tim lawan. selesai bathinku, menit akhir lagi..haduuuhhh Perpanjangqn waktu tidak ada penambahan gol..di lanjutkan adu tendangan Pinalti, aku tidak di masukan dalam daftar penendang, entah kenapa, sampe detik ini pun aku penasaran sama pikiran Coach aku waktu itu, padahal akiu berhasil masukin dua gol, yaaaaa..tak tau lah, itu hak prerogatif Coach, aku sih ngikut aja... Hasil adu tendangan pinalti sungguh mengecewakan..kami kalah, dua orang penendang di tim kami gagal.. Ya sudah lah.mungkin sudah nasibnya, kita hanya sampai di Perempat Final, itu jugua sudah capaian yang cukup bagus, Tim dari kampus kecil yang tidak di perhitungkan bisa melangkah sejauh ini...Alhamdulillah
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN