TKS - 60

3213 Kata

Alaric tercenung. Memandangi sketsa yang memberantaki meja kerjanya dalam sunyi. Malam semakin larut. Dan dirinya menghapus waktu dengan berjam-jam duduk di ruang kerja. Melakukan apa pun yang ingin dia lakukan. Hasilnya ini, semua sketsa hanya tentang istrinya. Ini mungkin tidak berarti apa pun untuk Pandora. Mengingat dirinya sudah menyatakan perasaan teramat gamblang dan respons wanita itu mungkin membuatnya kecewa. Pandora tidak mau bersamanya. Setelah nasib buruk yang menimpanya karena menikahi seorang bangsawan, Alaric perlu memaklumi keputusan tersebut walau rasanya sangat berat. Sejauh apa pun Alaric mencoba meminta istrinya untuk tetap bertahan dan bersama, nyatanya Pandora punya harapan lain di luar istana. Kehidupan sederhana dengan Ellie dan Laito membuatnya kembali bercahaya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN