TKS - 57

1603 Kata

"Kau tidak berpikir tentang perceraian, bukan?" Dimitri menggeser tatapannya dari lantai pada sang adik. Alaric mendekatinya, mengajaknya berbicara dan sejak tadi yang ia lakukan hanya diam. "Menurutmu?" Kening adiknya mengernyit. "Tidak, kurasa. Kau mencintai Laura lebih dari yang kau kira." "Kau melihat sesuatu yang tidak bisa kulihat sejauh itu?" Ada suara decakan. Bersumber dari Alaric yang mendengus. "Kau tidak bisa melihat perasaanmu, melainkan merasa. Kau hanya perlu merasakannya. Kalau ini bukan tentang hatimu, mungkin adalah anak-anak." "Kau benar." Dimitri bersidekap, menyoroti langit-langit koridor yang sepi. Rumah sakit ini milik kerajaan. Hanya para bangsawan terpilih yang memiliki akses menempati beberapa kamar. Tidak ramai orang lain, tidak bertumpuk dan dokter serta p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN