Bertahun-tahun lalu, Robby telah menyiapkan adegan lamaran untuk orang paling spesial yang sangat ingin dijadikan sebagai pasangan seumur hidupnya, Jenica Gartner. Ia membayangkan, mereka berdua di pinggiran pantai kepulauan Karibia, memandang laut lepas dan menikmati ciuman angin laut. Lalu, saat matahari menyentuh garis horizon, ia akan berlutut di hadapan gadis itu. Memintanya agar bersedia menikah dan berbagi kehidupan dengannya. Mimpi itu telah lama hancur. Robby membuang segala kenangannya bersama Jenica, namun trauma tidak begitu saja melepaskannya. Sekeras apapun ia berupaya, bayangan Jenica masih terus menghantui. Setiap malam, hari-harinya disibukkan dengan gadis-gadis Asia yang ingin menguasainya. Namun tidak ada yang benar-benar sanggup memiliki hatinya, hingga pertemuannya d

