CTS~25

1225 Kata

Episode sebelumnya ... “Uh!” Rio mengernyit lemah dan membuka matanya sayu. Ingin marah karena Ify menjitak kepalanya, tapi tak ada energi yang tersisa. Bahkan untuk sekedar membuka mata, ia harus mengeluarkan usaha extra. “Jangan bandel makanya, pelan-pelan saja kalau mau ingat semuanya. Meskipun gue pengennya lo cepet sembuh dan gue bisa balas dendam, sih!” Rio menggeram dalam hati, kalau semua ingatannya kembali nanti, menunjukkan kesembuhannya pada Ify adalah pilihan terakhir. ****  Meski hampir pingsan, tak banyak yang bisa diingat Rio. Semuanya kabur dan berulang-ulang seperti kaset rusak. Hanya saja satu yang ia yakini, hubungannya dengan Ify dan Alvin, lebih dalam dari yang ia kira. Rasa sesal muncul kembali saat ingat insiden yang terjadi dulu. Bagiamana mungkin mulut bodohny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN