Episode sebelumnya .... “Fy, kompres dulu kakinya sebelum dibawa ke dok—“ Alvin mematung di depan pintu menyaksikan pemandangan yang ada di depannya. “—ter.” **** Rio menggeliat dan membuka mata dengan malas. Hari belum terang, tetapi ia harus segera bangun dan berolahraga di jam segini jika tidak ingin berpapasan dengan Ify dan membuatnya canggung. Entah setan mana yang merasukinya kemarin, jika teringat lagi, hanya membuat Rrio malu setengah mati. Mau disembunyikan dimana coba mukanya jika sepagi ini harus bertemu Ify? Setelah mencuci muka dan memakai pakaian olahraganya, Rio mengendap keluar dari kamar. Lampu masih mati dan Rio memang tidak berniat untuk menghidupkan sehingga pencahayaan menjadi remang-remang. Dalam keremangan, Rio berjalan menuruni tangga perlahan. Mencoba unt

