Terbangun dari pingsannya, Mia melihat beberapa orang berkerumun di sampingnya. “Mi, Mia kamu sudah sadar lagi sayang?” panggil Reni yang terdengar jelas oleh gadis itu. Perlahan-lahan ia kumpulkan kesadarannya. Bayangan-bayangan menjadi semakin jelas rupa dan bentuk orang di depannya. “Mama?” panggil Mia dengan nada yang cukup lirih. “Syukurlah,” ujar Reni memeluk putrinya. Tak lama dokter pun datang setelah diberi kabar Mia yang sadarkan diri. “Dia hanya merasa shock saat menerima informasi baru yang sebenarnya informasi itu sudah ada dalam bagian ingatan yang dilupakan,” komentar sang dokter setelah memeriksa kondisi Mia dan ia juga telah mendengar bagaimana Mia pingsan tiba-tiba saat di tokonya tadi. “Jadi … apa mulai sekarang kita tidak boleh mengingatkannya akan memori tersebu

