Bab 62 — Berhenti Bekerja

1098 Kata

Ashvin memajukan wajahnya, dan mencium pinggir bibir Lily. Di saat itu, reaksi Lily sudah memejamkan mata, hendak menikmati apa yang selanjutnya terjadi. Namun Ashvin hanya memberikan ciuman itu saja, dan tersenyum melihat Lily yang memejamkan matanya. "Aku mau mandi," ujar Ashvin berbisik. Masih terpejam, Lily mengerutkan dahinya, merasa malu karena sudah berharap hal itu. Ashvin mencubit hidung mancung Lily dengan gemas, kemudian meninggalkan wanita itu. Mendengar pintu tertutup, barulah Lily membuka matanya. Wajahnya terasa panas, akibat menahan malu. "Ck!" decaknya kesal. DRRRTTT! Lily lekas beranjak ke arah sudut meja riasnya, mengambil ponsel yang bergetar. Itu ponsel miliknya. Dan yang menghubungi adalah Luciana. Langsung saja Lily mengangkat panggilan tersebut.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN