sss on "Gus, sekiranya apa yang harus saya kerjakan?" Ihsan dengan santainya menunjuk sesuatu dihadapan Mila. Mata Mila mengikuti arah telunjuk Ihsan. Seketika dia melongo memandang obyek di hadapannya itu. 'Ya Allah ...' hatinya berkata heran. Mila menunjuk obyek itu,sambil menoleh kearah Ihsan, "Gus, ini?" "Nona terigu gak tahu itu apa?" tanya Ihsan. "Bu-buka begitu, Gus. Ta-tapi ini, kenapa berantakan sekali, dan milik siapa?" bantah Mila. Dia merasa heran saja, baju yang dia yakini bukan milik Ihsan, tergeletak mengenaskan di depan lemari yang terbuka. "Itu semua, pakaian Papa. Nona seharusnya sudah maklum dong. Papa adalah sosok single parent." Mila menatap Ihsan, seketika tatapannya menjadi tak enak dengan ucapan Ihsan. "I-ini su-sudah berapa lama seperti ini?" tanya Mil

