Part 26 "Sudah tidur Sheela, Sayang?" Aldric bertanya begitu Agnes masuk ke kamarnya. "Ih Sayang, he em sudah bobok, kayaknya Demian sukses bikin dia capek, boneka Barbie yang baru beli dia peluk sambil tidur, nggak tahu dibawa ke mana sama Demian, dari siang sampai malam." "Udah kita tidur juga." Aldric menepuk kasur agar Agnes tidur di sampingnya. Namun Agnes masih saja berdiri lalu melangkah dengan ragu, melepas kimono tidurnya dan menyisakan baju tidur sepaha berbahan sutra dengan tali spageti yang menggantung di bahunya, Agnes mengempaskan bokongnya di kasur, pelan-pelan berbaring di samping Aldric. Aldric berbalik menghadap ke arah Agnes, tersenyum pelan saat ia melihat Agnes berbaring kaku, juga baju tidur yang serba terbuka seolah siap jika ia mau melanjutkan yang sempat tertu

