Bab 49

1529 Kata

“Aaaaaaarrgghhh...” Lili berteriak saat tubuhnya dihempaskan keatas ranjang. Ia tak menduga sebelumnya jika Nico akan mendorongnya. Jadi Lili tak bisa bersiap-siap untuk menahan serangan itu. Mata uang awalnya terpejam itu membuka secara perlahan. Lili menatap sosok tinggi menjulang yang berdiri dengan tegap dihadapannya. Sungguh, wajah itu terlihat bak dewa yang begitu mempesona. Wajah tampannya, kulitnya yang terlihat berkilau karena droplet air yang belum tersapu seutuhnya dibawah sinar lampu. Nico terlihat tersenyum bangga karena Lili yang tidak protes melihatnya seperti ini. Ia sedang menguji Lili, apa yang wanita itu akan lakukan jika dirinya bertindak berani seperti ini? Selama ini tidak ada wanita yang bisa menolak pesonanya. Jika sudah melihat Nico seperti ini, mereka yang ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN