"Saat ini wajah tampanmu terlihat seperti pakaian yang baru saja keluar dari mesin cuci. Kusut dan tidak berbentuk." Dru menyesap minumannya sembari mengamati wajah Nico yang tertekuk sejak lelaki itu tiba dibar tersebut. Bahkan tanpa sadar Nico sudah menghabiskan beberapa gelas minuman beralkohol demi menghilangkan rasa pusing yang terus bersemayam didalam kepalanya. Nico langsung memalingkan wajahnya pada Dru sembari mengeluarkan sebuah makian, "Sialan." Dru semakin tertawa senang melihat respon Nico atas gurauannya. "Come on. Kita sedang berada ditempat yang seharusnya membuatmu bersenang-senang. Jangan tunjukkan wajah kusutmu disini." "Berisik!" "Nic, lihat wanita yang memakai dress berwarna merah disana. Sepertinya dia tertarik padamu." Dru menatap seorang wanita yang berdiri ta

