Tanpa pikir panjang Aleah mendekatkan wajahnya bersiap mendaratkan bibirnya di salah satu pipi Lucas. Tetapi belum sampai bibirnya mendarat tiba-tiba Lucas menarik kepalanya dan malah menyosor bibirnya seperti angsa. “Dasar lelaki m***m, kau mengejutkanku saja!” semprot Aleah. Lucas terkekeh “tapi kau menyukainya, kan?” Aleah tersipu kemudian memukul bahu Lucas “sudahlah, aku mau mandi!” gerutunya sambil beranjak dari ranjang. Tanpa Aleah sadari ia ikut membawa selimut yang sama yang Lucas pakai menuju ke kamar mandi. “Hei, kembalikan selimutnya,” kata Lucas. “Memangnya kenapa?” tanya Aleah sambil membalikkan badan. Tetapi kemudian matanya mendelik melihat Lucas dengan tubuh polosnya dan dia sedang menegang. “Aaaaaaa!!!” teriaknya. Lucas mengerutkan dahi “kenapa kau harus berteriak?

