Saat mendengar itu seketika Nathan terdiam dengan wajahnya yang pucat. Pun Nara yang terperangah mendengarnya. Lucas menoleh pada Nara “maaf, mama, aku tidak bermaksud menyinggung mama, tapi suamimu ini tampaknya harus diingatkan bahwa ada seorang wanita yang terkubur di halaman rumahnya dan dia bahkan tak pernah berkunjung sekedar untuk menghormati putranya yang kini sendirian dan sangat dia benci,” tandas Lucas kemudian beranjak pergi meninggalkan Nara dan Nathan yang termangu di tempatnya. Lagi-lagi Rafael mengintip dari balik jendela. Menyaksikan kepergian Lucas yang baru saja berdebat dengan Nathan. Ia tahu maksud Nathan yang tidak tersampaikan dengan baik itu. Adalah dia ingin Lucas mengambil alih tanggung jawab sebagai seorang pewaris yang sah dan kemu

