Arthur terdiam sejenak kemudian tertawa “apa kau sedang bercanda?” ia tertawa lagi. “Aku tidak sedang bercanda, Arthur,” jawab Aleah serius. Arthur seketika terdiam “kau serius? Jadi, apakah dia sudah membuangmu, dia tidak tertarik lagi padamu?” tanyanya. Aleah menghela napas “sudahlah, Arthur, jangan bicarakan tentang dia,” tegas Aleah kemudian menyatukan telapak tangannya “sekarang terimalah aku lagi,” pintanya. Arthur melipat kedua lengannya sambil sesekali menggaruk-garuk janggutnya, tampak berpikir. Ia menaikkan alisnya kemudian berteriak “aaaaaa!!! Ya, Tuhan, akhirnya kau kembali!” “Aku diterima?” Aleah melompat kegirangan. “Tentu saja, sayang, asal kau tahu saja tempat ini jadi sedikit sepi setelah kau pergi,” ungkap Arthur “kupikir tempat ini akan segera tutup tapi syukurlah

