Proses persiapan pernikahan Tasya dan Arga dilaksanakan secara cepat setelah malam itu. Sama seperti es loli manis yang cepat mencair. Pernikahan itu dilaksanakan secepat mungkin karena keduanya benar-benar tak ingin berjauhan lagi. Pengajuan di institusi militer dibantu oleh pihak sana dan sini berjalan dengan lancar. Kedatangan Tasya dan Arga untuk menghadap Danyon diterima dengan baik. Sama halnya dengan pengajuan di kantor KUA yang dimudahkan oleh Tuhan. Untuk urusan wedding organizer, semua sudah diurus oleh kedua kakak Arga yang sangat senang melihat adiknya akan menikah. Tasya dan Arga sangat ingin menikah dengan konsep outdoor. Mereka ingin pernikahan mereka digelar di lapangan yonif kesatuan Arga. Entah mengapa keduanya sangat suka dengan suasana batalyon.

