Neneng POV. Akhirnya kedatangan keluargaku benar benar tidak bisa di cegah. Bapak sampai menelponku saat aku sedang bekerja. Sampai aku kaget, karena bapak sebelumnya tidak pernah begitu. Kalo telpon aku pasti saat aku sudah pulang kerja, malam tepatnya. Atau di hari aku libur kerja. “Ada apa pak?. Baik baik ajakan semua di sana?” tanyaku setelah menjawab salam bapak. “Alhamdulilah Neng” jawab bapak. “Bapak terus ada apa telpon?” tanyaku lagi. Terdengar helaan nafas bapak. “Jang Iwan, telpon bapak kemarin malam. Terus tanya kapan bapak ke Jakarta. Sama mama sama ade kamu juga Neng” jawab bapak. “Trus?” jawabku tak sabar. “Ya Insya Allah, bapak lusa ke Jakarta, subuh mungkin dari Sukabumi” kata bapak. Aku menghela nafas menanggapi. “Tolong bilang Jang Iwan ya. Bapak gak enak mau

