"Pada akhirnya karma lah yang menjadi pemenangnya." *** Kay mondari-mandir saat menunggu seseorang di Bandara, kemarin malam ayah menelpon kalo hari ini akan pulang ke Jakarta. Kay terus mengecek handphone-nya berkali-kali. "Kay" Kay menoleh saat seseorang mengundangnya. "AYAH!" Kay langsung memeluk Rey sambil tersenyum senang, rasa rindunya sangat besar. "Ayah kangen sama kamu Nak." Ujar Rey lirih. "Kay juga kangen sama Ayah, ayah bohing katanya bakal sering telfon Kay. Buktinya mana? Ibu meninggal aja ayah gatau kan?" "Tau, ayah tau. Bahkan ayah ke Bandung, tapi setelah kamu di Jakarta." "Kok gak kasih tau Kay sih ?!" "Maaf, ayah cuman gak mau liat muka kamu yang masih sedih, ayah masih merasa senang sama kamu." "Kay udah gapapa kok Yah, Kay udah maafin ayah. Sekarang ayah baka

