"Sebenarnya perpisahan yang paling menyakitkan adalah diselesaikan oleh kematian." *** Gara terus mondar-mandir saat melihat keadaan Nadien yang kritis, awalnya ia ingin menjemput Nadien untuk mencuci darah, tetapi Kevin melihat sebelum subuh Nadien tiba-tiba pingsan dan melompat-lompat Amira-mamah langsung membawa Nadien ke rumah sakit. Gara terus mengecek situasi Nadien yang masih di periksa lewat jendela, ia takut terjadi apa-apa pada Nadien. Sementara Kevin masih berusaha menenangkan Amira yang tak henti-henti menangis. Gara menghampiri Kevin dan Amira, ia duduk di sebelah Amira. "Tante tenang ya, Gara yakin Nadien gapapa." "Nadien itu anak yang baik, meski dia egois tapi dia selalu memperhatikan sama-sama. Dulu waktu Papah Nadien diterima Nadien terpukul sekali. Dia hampir terbeb

