"Katakanlah padaku, apa yang telah kau lihat dalam penglihatan milikmu." Fergus menelan ludah. Ia melihat Versa masih saja enggan mengatakan. Perlahan, Fergus terus membujuk Versa. "Raja Tarius de Rasel adalah Raja Lydei, sekaligus.. ia pamanku. Meskipun aku tidak tahu bagaimana rupanya. Ia saudara ayahku, dan silsilah keturunan keluarga kerajaan Lydei cukup rumit. Itu semua yang kuketahui dari buku peninggalan ibuku. Apa yang kau lihat itu menentukan bagaimana nasib Meronia ke depannya." "Mero.. nia." Kini Versa kembali berbicara. Lidahnya kelu, keringatnya membasahi dahi. Ia tak mengerti harus memulai dari mana. Ia mencoba menarik napas panjang dan menghembuskannya perlahan. Ini akan menjadi penjelasan yang cukup panjang. Mereka yang tak percaya pada keajaiban takdir langit akan mud

