“Aku baik baik saja, kenapa memangnya?” tanyaku heran. “Mom bilang kau pulang cepat karena sakit” jawab Dave. “Aku hanya kecapean” lirihku. Aku melihat sorot kekhawatiran dari tatapan mata Dave, dia bahkan sampai pulang membawa dokter untuk memeriksa keadaanku. Jujur saja aku merasa senang dengan perhatian kecil dari Dave seperti ini. “Nyonya Zea dan janinnya baik baik saja, usia kehamilannya menginjak trimester kedua, hal ini wajar terjadi” ucap dokter setelah memeriksa keadaanku. “Terima kasih Dokter” lirihku. Dokter meresepkan ku beberapa vitamin dan obat penguat kandungan, dokter menyuruhku untuk tidak terlalu capek dan menjaga pola makanku. “Kau ini merepotkan saja!” ucap Dave dengan nada dingin setelah dokter meninggalkan kamar kami. “Aku tidak pernah memintamu pulang cepat d

