“Zea, apa kau tahu kalau Dave menarik berkas perceraianmu dari pengadilan?” tanya Ayah saat pulang kerja. “Kakek dan Kiara udah ngasih tau Zea yah” lirihku. “Dave sepertinya tidak mau bercerai” ucap Ayah. “Bukan gitu Ayah, Dave gak nerima kalo aku yang gugat cerai dia, pengennya dia, dia yang cerein Zea” kesalku. “Apa bedanya? sama aja kan ujung ujungnya cerai?” tanya Ayah. “Dave emang punya sindrom pangeran, egonya gede banget Yah!” jawabku. “Terus kamu mau gimana? nunggu Dave yang cerein kamu?” tanya Ayah. “Baiknya gimana Yah?” aku balik bertanya. “Ayah juga bingung Zea, seharusnya yang bisa mencabut berkas perkara itu adalah yang menyerahkan berkasnya, ini malah Dave yang posisinya sebagai tergugat bisa dengan mudahnya nyabut berkas” ucap Ayah. “Kekuasaan memang menyeramkan Aya

