#37 - Be Honest

1613 Kata

Satu-satunya hal paling dia sesali adalah tanpa sadar membuat seseorang yang dia cintai marah padanya. Itulah mengapa Sofia langsung kalang kabut. Perasaannya campur aduk, terlebih melihat prianya tampak sangat murka, lalu meninggalkan kamar menuju ruang seberang. Padahal apa yang wanita itu lakukan semata-mata demi kebaikan pria itu dan tak ingin membuat khawatir. Namun, kejadian masa lalu tampaknya menjadikan pria itu belajar untuk tidak mau menunggu. Seketika Sofia mendesah panjak. Refleks dia menduduki sisi ranjang sambil menerawang. Hingga goyangan pelan pada tangannya membuat wanita itu menoleh. Tahu-tahu saja Theo sudah duduk di sisinya. Kepalanya mendongak sambil menatap Sofia dengan mata lebar cokelat terangnya. Pasti sikap Nik tadi berhasil membuat putranya terkejut. Perlahan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN