Rencana yang sudah kau rancang, sebaik dan sematang apa pun akan selalu kalah dengan apabila Tuhan sudah ikut campur dalam mempermainkan takdirmu. Selayaknya pagi ini, ketika Sofia terbangun dengan sebuah tangan besar mencengkram kuat perutnya. Ada rasa posesif seolah tak menginginkannya beranjak sejengkal saja dari dekapan pria itu. Sebuah sifat yang dulu sering Lukas tunjukan padanya secara terang-terangan. Untuk sesaat wanita itu mengerjapkan mata. Cahaya matahari yang memasuki dari sela-sela tirai pelan-pelan menyilaukan pengelihatannya. Hingga semuanya sudah cukup terang, pemandangan pertama yang Sofia dapatkan adalah sebuah jam digital di nakas samping tempat tidurnya. Pukul enam pagi waktu Sisilia. Bukan waktu yang tepat untuk bermalas-malasan di balik selimut. Hingga sesuatu yan

