Seperti kaset rusak yang bercongkol dalam benaknya, Sofia tidak bisa menyingkirkan obrolan Carlos kemarin siang. Hingga semalaman dia nyaris tak bisa tidur lelap karena kepikiran. Bahkan, ketika dalam perjalanan pulang menuju apartemennya sore ini, Sofia nyaris diam seribu bahasa. Dia melamun sepanjang perjalanan sambil menerawang jauh pada rumah-rumah khas Yunani yang mobil lewati. Sekeras dan sekuat apa pun Sofia menolak kenyataan yang ada, ucapan Carlos benar adanya. Dia dan Nik kini tak memiliki ikatan selain perasaan cinta di masing-masing. Walaupun kekuatan cinta mereka kuat, tapi itu tidak cukup mematahkan kenyataan bahwa dia dan Nik tinggal di negara dan dunia yang berbeda. Nik seorang pemimpin perusahaan, Sofia juga, tapi kehidupan wanita itu lebih gelap dengan klan Marchetti yan

