#70 - Home

2074 Kata

Terik matahari sengaja Sofia abaikan. Pengelihatannya mengabur saat menatap sosok Nik yang ada di hadapannya sekarang. Entah sudah berapa kali Sofia menghabiskan tissue hanya untuk menghapus air mata dan ingusnya yang terus turun. Kesedihannya semakin menjadi-jadi. Padahal terlebih dia tidak merasa seemosional ini saat di mobil. Namun, berubah ketika menemukan prianya harus berjalan menaiki tangga untuk memasuki badan pesawat. Nik yang sejak tadi berdiri di hadapannya pun terlihat sabar menunggu tangisan Sofia reda. Pria itu juga tak banyak berkomentar. Malah, Nik dengan sengaja memeluk Sofia sambil mengusap punggung wanita itu hanya untuk menenangkannya. Padahal, sebagai ketua mafia, pantang bagi Sofia untuk menangis di depan umum seperti ini. Apalagi di sekitarnya ada anak buahnya yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN