Layaknya salon yang didominasi wanita bangsawan, ruang ganti Hall of Sun adalah sarangnya gosip tumbuh. Ionna melangkah canggung membelah atmosfer ruang ganti, celingukan mencari tempat kosong bersama Evangeline di belakangnya. Ionna tidak mengerti mengapa gadis semacam Evangeline rela menempatkan dirinya di belakang orang lain. Padahal Ionna rasa Evangeline memiliki aura kepemimpinan yang jarang dimiliki gadis-gadis bangsawan. Apa gadis itu punya maksud dan tujuan tertentu? “Saya mengikuti Anda bukan karena saya mau,” kata Evangeline, seakan dapat membaca pertanyaan di kepala Ionna. Mereka berhenti di depan cermin berbentuk persegi panjang, memandang lurus pantulan diri masing-masing. “Saya mengikuti Anda karena saya tidak akrab dengan tempat ini. Jadi, jangan salah paham.” Ionna mendes

