Hari Senin adalah jadwal padat untuk Alvaro. Sepulang sekolah ia harus bergegas kembali ke kantor, setelah itu ia kembali digeluti oleh berkas-berkas yang membutuhkan tanda tangannya. Selesai ngantor pun dirinya harus kembali disibukkan oleh pelatihan karate yang diadakan oleh dojo. Memang melelahkan jika harus terus menerus seperti itu. akan tetapi, Alvaro justru menikmatinya, sebab ia menjadi bersama dengan Akira. Perempuan mungil yang akhir-akhir ini mengisi kekosongan yang ada di dalam hatinya. Sebenarnya Alvaro bukanlah tipikal susah mencari pasangan, tapi tidak ada satu pun yang mampu menggetarkan hatinya seperti Akira. Secantik apapun perempuan itu, kalau ia tidak bisa menjadi Akira yang apa adanya, sama saja. Sebab, lelaki gagah bernama Alvaro Kenzi Aryasatya bukanlah seorang peci

