56. Biological Father

1179 Kata

Suara bel pulang pun berdering nyaring, membuat seisi SMA Aryasatya riuh seketika. Teriakan-teriakan kegirangan pun memadati suasana yang awalnya senyap, termasuk kelas 11 IPA 1 yang biasanya tertib kini berubah menjadi tak karuan. Akibatnya kepala Akira menjadi berdenyut sakit, sebab teriakan yang begitu memekkan itu dihasilkan oleh teman sebangkunya sendiri, Cyra. Entah kesalahan apa yang Akira perbuat hari ini. Padahal Cyra bukanlah tipe orang yang gemar berteriak, apalagi menyangkut soal wajahnya. Tersenyum lebar pun Cyra sangat jarang. Namun, kali ini perempuan modis itu bahkan berteriak keras tanpa mengindahkan tatapan kesal Akira. Dengan gerakan spontan, Akira pun menggebrak meja hingga menimbulkan suara yang cukup keras. Lalu, matanya memandangi satu per satu temannya yang terdia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN