Kini selepas pulang sekolah Akira pun mempunyai kesibukan tersendiri, yaitu membantu Khansa di kantor. Bukan kemauannya, melainkan sebuah perintah yang Kakek Hasbi. Bahkan hari ini pun Akira mendapatkan kejutan yang luar biasa. Kalau kemarin teman sekantornya bertatapan sinis, kali ini berbeda. Mereka tida segan lagi akan kehadiran Akira. “Cie Bu Bos mau kerja,” goda salah satu karyawati dengan wajah gelinya. Dengan gerakan malu-malu Akira menjawab, “Iya nih, tuntutan yang harus dilaksanakan.” Salah satu karyawan yang kebetulan melintas pun ikut menyahut, “Udah, jangan godain Bu Bos. Nanti badannya ngembang.” Mendengar perkataan itu pun, Akira mendelik kesal. “Heh! Kurang aja sama bos sendiri.” Tawa geli mereka pun lepas melihat betapa menggemaskannya wajah kesal Akira. Apalagi ditamb

