73. Getting Close

654 Kata

Entah ada angin apa tiba-tiba Jenia datang ke rumah Dzaky. Padahal lelaki itu sama sekali tidak menghubungi sekretarisnya. Namun, lelaki yang tidak mau ambil pusing itu pun langsung bergegas menghabiskan sarapannya. Karena beberapa menit yang lalu, Alvaro telah hengkang dari rumahnya. Mengetahui itu pun, Dzaky langsung mengumpatinya. Sebab, tingkah adik sepupunya itu memang kurang ajar. Coba saja kalau ia bangun lebih pagi, mungkin tidak akan seperti ini. “Pak Dzaky mau memakai dasi warna apa?” tanya Jenia menatap deretan dasi yang berbeda-beda warna. Dzaky yang tengah memperhatikan dirinya di depan cermin pun menjawab, “Jas saya hari ini abu-abu. Pilihkan saja warna yang cocok untuk saya.” Dan pilihan Jenia jatuh pada salah satu dasi berwarna putih bergaris hitam. Tidak terlalu mewah d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN