Bercerai Lebih Awal

2054 Kata

"Airin, ada apa?" "A-aku butuh bantuan mu Ed," Suara parau dan sesekali terisak membuat Edwin menyadari kalau Airin baru selesai menangis. "Airin, ada apa dengan suaramu?" "Gak apa Ed, aku baik-baik saja kok," "Kalau begitu kau dimana? aku akan menjemput mu," "Aku di Hotel tempat kami menginap Ed, tolong jemput aku di lobby ya," "Baiklah Airin, tunggu aku di sana ya," Tut... tut... tut... Panggilan itu berakhir. Airin kembali menghubungi Rendy, namun panggilannya belum juga tersambung. "Kak Rendy pasti sibuk," gumamnya. Airin pun berencana untuk mengganti pakaiannya sebelum bertemu Edwin, ia tidak mungkin bertemu pria itu dalam kondisi menyedihkan begini, wajah sedikit pucat, rambut basah yang kering karena angin, di tambah lagi matanya yang sembab. Airin menggeret kop

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN