Drrtt... Ponselnya terus berdering entah berapa kali, Kalix yang pulang lebih awal setelah mimpi buruk saat di ruang kerjanya terpaksa langsung membaringkan tubuh di ranjang sesampainya ia di Apartemen. Apalagi saat pulang ia tidak menemui keberadaan Angeline. Kalix sangat malas bangkit untuk sekedar mengambil ponsel miliknya yang tergeletak di atas meja nakas. Tapi ia terganggu dan tidak bisa tidur karena suara dering ponsel yang tak kunjung berhenti. "Sial!" umpatnya terpaksa bangkit lalu meraih benda pipih itu. "Papa," gumamnya. Semenjak pernikahannya dengan Angeline, sang Papa yang masih berada di Luar Negeri tidak pernah sekalipun menghubunginya. Kalix pun mengusap tombol hijau lalu menempelkan benda pipih itu ke telinganya. "Halo Pa," suara orang yang mengantuk terden

