"Honey!" Kalix melirik ke arah Angeline dengan suara yang sedikit membentak. "Ha, Sayang ini Max, kenalanku di Australia, dan Max ini adalah calon Suamiku," ucap Angeline cepat. Angeline melotot ke arah Max. "Kenapa Max ada di Indonesia, bukankah pria ini harusnya masih di Australia," batin Angeline mencoba untuk tenang. "Tadi kalau saya tidak salah dengar, tadi Anda panggil Tunangan saya Honey?" tanya Kalix menyelidik. Angeline menelan salivanya berharap Max bisa menjawab pertanyaan Kalix dengan baik. "Sorry Bro, Saya dan Angeline Teman baik di Australia, panggilan Honey itu biasa bagi kami di sana," jawab Max menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Teman baik?" tanya Kalix menatap Angeline. Selama ini Angeline tidak pernah bercerita kalau ia memiliki Teman baik seorang pria.

